Alamat : Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan Jl. Lamongrejo 109 Lamongan 62212 Telp. 0322 321130

Jumat, 16 Desember 2011

Latar Belakang munculnya pembaharuan modernisasi dunia pendidikan islam

            Umat Islam di Indonesia sudah sejak lama memiliki lembaga pendidikan yang spesifik Agama yaitu Pesantren. Namun demikian perlu diakui bahwa penyelenggaraan pendidikan Agama model pesantren tersebut nampaknya sampai menjelang Abad ke-20 boleh dikatakan tidak ada pengembangan sistem sama sekali. Katakanlah, penyelenggaraan pendidikan agama di pesantren berlangsung tidak ada perubahan apapun.
            Substansi Keilmuan yang dipelajari di pesantren sama sekali tidak bergeser dari pelajaran keagamaan semata-mata “Pelajaran Agama” yang dimaksud disini adalah membaca Al-Quran, Mempelajari kitab dan pembinaan dalam mengamalkan dan menghayati keberagaman islam. Ilmu dari kriteria diatas dianggap “bukan ilmu Agama” melainkan dianggap sebagai ilmu Umum , ilmu duniawi, bahkan Ilmu kafir. Karena itu ilmu-ilmu di pesantren tidak berkembang, terutama kalau dikaitkan dengan kebutuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari yang menyangkut kemajuan ekonomi, politik, kebudayaan, pertahanan dan sebagainya.
            Sistem pendidikan di pesantren juga tidak ada kemajuan , apalagi inovasi. Di Pesantren hanya dikenal pengajaran secara Halaqah, yaitu pemberian pelajaran secara berkelompok dengan cara para santri duduk melingkari tempat duduk kyai, dalam proses belajar itu sering disebut bandongan, sorongan dan wetonan. Dalam Bandongan, seorang santri membaca kitab yang dipilih  sendiri didepan seorang kyai. Sorongan merupakan cara belajar yang dilakukan santri dengan mengajukan sebuah kitab yang dipilih sendiri oleh si santri untuk dikaji didepan kyai, serta wetonan yaitu pengkajian kitab tertentu yang dipilih sendiri oleh para kyai pada bulan-bulan tertentu atau untuk di tujukan kepada santri tertentu yang dianggap sebagai santri pilihan yang layak mendapat tambahan pengetahuan agar lebih maju kemampuannya dibandingkan dengan rata-rata santri yang ada.
            Tujuan pembelajaran setelah melihat pembahasan diatas tidak berubah, bahkan literature yang dipelajari juga tidak berubah, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.  Sehingga kesimpulan yang dapat diambil merupakan latar belakang munculnya pembaharuan modernisasi dunia pendidikan islam yaitu:
·         Pertama, pembaharuan pendidikan Islam di Indonesia dimulai dari kegelisahan banyak tokoh pendidikan Islam terhadap kaum muslimin yang sangat terbelakang, khususnya di bidang pendidikan, di mana wawasan intelektual menjadi semakin sempit dan pelajaran hanya pada masalah teologi.
·         Kedua, pembaharuan pendidikan Islam juga muncul ketika ada masalah antara sekolah formal dengan sekolah informal. Sekolah formal pada masa kolonila Belanda adalah sekolah bentukan pemerintah Belanda. Diluar sekolah formal ada pesantren, dayah, surau dan nggon ngaji yang merupakan tempat belajar membaca Al-Quran yang bertempat di rumah-rumah penduduk.
·         Ketiga, ketika pendidikan Barat tidak bersifat netral. Pendidikan Barat yang diselenggarakan oelh pihak zending dalam permulaan abag 19 sarat dengan misi penginjilan. Juga munculnya kristenisasi lewat pendirian sekolah modern Barat.
·         Keempat, adanya perjumpaan tokoh-tokoh pembaharu pendidikan Islam dengan tokoh-tokoh “nasionalis” sekuler maupun “nasionalis” religius yang dari perjumpaan tersebut mereka mempunyai angan-angan yang sama untuk bahu membahu dalam memerdekakan Indonesia. Kerja diantara mereka itu dimulai dengan membangun atau mengadakan pembaharuan pendidikan, baik pendidikan agama maupun pendidikan umum.

0 komentar:

Poskan Komentar

INFORMASI PENAWARAN

Menindaklanjuti komunikasi dan kebutuhan produk pesona edu, kami telah sampaikan bahwa produk pesona edu yang digunakan pada workshop adalah paket personal berbentuk DVD Pesona Edu seharga 100,000 dengan masa aktif 6 bulan. Bila masa aktif habis, maka membeli paket personal kembali dan menginstal kembali.

Saat ini Pesona Edu mengeluarkan produk baru PESA (Pesona Edu School Agreement) dimana benefitnya secara biaya cukup efisien dan masa aktif 1 tahun, bila telah habis masa aktifnya cukup memperpanjangnya tanpa menginstal kembali.

PESA ini :
untuk SD 2 pelajaran Matematika+Sains seharga Rp 100,000.-/user
untuk SMP 2 pelajaran Matematika+Sains seharga Rp 150,000.-/user
untuk SMA1 pelajaran Fisika seharga Rp 80,000.-/user

PESA ini pemesanan minimum order melalui Dikdasmen PDM Lamongan adalah minimal 50 user per tingkat pendidikan (SD/SMP/SMA sederajatnya).

Demikian penawaran paket PESA ini, kami membuka diri untuk komunikasi. Terima kasih

Wassalamualaikum
Pito Sujatmiko
081287492641
telp kantor 03171190777

OutBond Kepemimpina

OutBond Kepemimpina